Salamun 'alaik.. moga Allah mengampunkan segala dosa-dosa kita, dosa kedua ibu bapa, guru-guru,sahabat handai serta seluruh muslimin muslimat sama ada yang masih hidup mahupun telah kembali ke alam barzakh.. Di sini, izinkan saya untuk memohon maaf dari kalian apalah kiranya terdapat keterlanjuran bicara terlajak kata,mohon diampunkan segalanya... jika ada yang termakan atau terminum,minta dihalalkan jua.. mohon didoakan agar dipermudahkan segala aktivitiku, ditenangkan hati dan dipanjangkan akal untuk menjawab soalan kelak... moga kita semua sentiasa dalam lembayung rahmat-Nya jua..amin..insyaAllah..moga kejayaan di dunia dan di akhirat menjadi milik kita semua..amin...
~“Perangilah nafsumu dengan melakukan riyadhah dan melakukan ketaatan. Riyadhah dengan meninggalkan tidur, sedikit bicara, sedikit makan, dan sabar dari gangguan manusia. Dari kesemuanya itu, sedikit tidur dengan melakukan banyak dzikir dapat memperbaiki hati, sedikit bicara membantu selamat, dan sabar saat di timpa bencana membuat derajat lebih tinggi. Dan sedikit makan dapat mengurangi kesenangan nafsu, sedang banyak makan bisa menimbulkan kerasnya hati dan sirnanya cahaya hikmah. Dan hal itu dapat menjauhkan dari Allah.” Itulah petuah yang di berikan Yahya bin Muadz Ar-Razi RA.
~Syaqiq bin Ibrahim (w 194H), pernah mendawuhkan. Bahwa ada 6 hal yang menyebabkan pintu taufik Allah tertutup.
Pertama; Sibuk dengan nikmat, dan lupa bersyukur.
Kedua; Cinta terhadap ilmu, tetapi tidak mengamalkanya.
Ketiga; Cepat berbuat maksiat, dan lambat bertaubat.
Keempat; Bergaul dengan orang-orang Shaleh, tetapi tidak meneladani mereka.
Kelima; Dunia meninggalkanya, tetapi ia malah mengejar-ngejarnya.
Keenam; Akhirat mendatanginya, tetapi ia malah lari berpaling darinya.
Pertama; Sibuk dengan nikmat, dan lupa bersyukur.
Kedua; Cinta terhadap ilmu, tetapi tidak mengamalkanya.
Ketiga; Cepat berbuat maksiat, dan lambat bertaubat.
Keempat; Bergaul dengan orang-orang Shaleh, tetapi tidak meneladani mereka.
Kelima; Dunia meninggalkanya, tetapi ia malah mengejar-ngejarnya.
Keenam; Akhirat mendatanginya, tetapi ia malah lari berpaling darinya.




No comments:
Post a Comment
Thank you for your comment.